
Aku tak menyangka akan sejauh ini
aku melangkah, aku yang dulu tak tahu apa-apa, pemalu,culun dan seketika ketika
3 tahun berada di pondok, aku belajar dari rumput yang bergoyang, dari air yang
mengalir, dari angin yang berhembus, dari keadaan yang membuatku merasa aku
beruntung pernah berada di pondok walau bagiku tak cukup dibanding orang pondok
diluar sana. Walau ketika di pondok ada hal yang bertentangan dengan keinginan
dan jalan fikiranku dan aku tidak menerimanya, Tapi yakinlah bahwa dibalik
semua itu selalu terselip hikmah dan pelajaran yang tidak dirasakan saat itu
tapi saat kita sudah berada di luar pondok. Aku belajar dari apa yang aku alami baik itu
dari diri sendiri atau melihat orang lain. Sebagai contoh aku tahu hikmah
sholat dhuha dan hampir setiap hari aku melakukannya saat menjadi siswa di
pondok..apa yang dirasa?, aku hanya berfikir bahwa dhuha ku pasti dirasakan
melalui rezeki orang tua. Dan seterusnya aku melakukan sholat sunah itu, dari
mulai keluar dari pondok aku merasakan Allah membalas semua dhuha ku,,,aku
selalu dilancarkan dalam segala hal baik kuliah maupun rezekiku bahkan yang
tidak terpikir sekalipun dan hingga saat ini Allah begitu sayang padaku. Dan masih
banyak pelajaran lain yang membuatku mengerti justru ketika pondok itu telah
aku lepaskan.
Satu hal lagi yang saya ingat..,
pa haji pernah melarang untuk saya freeland di tempat lain, tapi katanya boleh
kalo di kampus, dan pa haji juga pernah bilang kalau saya harus mendapatkan
jodoh yang sama pendidikannya. Saya tak menyangka bahwa ucapan pa haji kala itu
adalah do’a untukku, berbagai pekerjaan saya coba hingga paling jauh ke
yogyakarta, tapi dari mahasiswa saya selalu membantu pekerjaan kampus hingga
akhirnya dipanggil lagi ke kampus lagi. Saya tak menyangka bahwa pa haji mendo’akan
yang terbaik untukku. Dan saya pun mendapat jodoh dengan pendidikan yang sama
dengan saya, itu pun melalui do’a pa haji.
Allah merancang skenario terindah
dihidupku tapi terkadang kita lupa Allah lah yang mengatur semuanya, bahkan
kita sibuk dengan dunia kita.
Dan satu hal yang saya ingat dari
salah satu kata-kata ustad di pondok “ ilmu
tanpa diamalkan bagaikan pohon tak berbuah”, dan hal itulah yang selalu
memicu saya untuk slalu ingin bermanfaat bagi orang lain walau aku hanyalah
pohon kecil yang berusaha untuk berbuah.
Itulah aku dan pondokku.
Semoga kita semua selalu belajar
dari semua yang kita alami, baik manis atau pahit.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar