Pages

Senin, 24 April 2017

Aku dan pondokku



Aku tak menyangka akan sejauh ini aku melangkah, aku yang dulu tak tahu apa-apa, pemalu,culun dan seketika ketika 3 tahun berada di pondok, aku belajar dari rumput yang bergoyang, dari air yang mengalir, dari angin yang berhembus, dari keadaan yang membuatku merasa aku beruntung pernah berada di pondok walau bagiku tak cukup dibanding orang pondok diluar sana. Walau ketika di pondok ada hal yang bertentangan dengan keinginan dan jalan fikiranku dan aku tidak menerimanya, Tapi yakinlah bahwa dibalik semua itu selalu terselip hikmah dan pelajaran yang tidak dirasakan saat itu tapi saat kita sudah berada di luar pondok.  Aku belajar dari apa yang aku alami baik itu dari diri sendiri atau melihat orang lain. Sebagai contoh aku tahu hikmah sholat dhuha dan hampir setiap hari aku melakukannya saat menjadi siswa di pondok..apa yang dirasa?, aku hanya berfikir bahwa dhuha ku pasti dirasakan melalui rezeki orang tua. Dan seterusnya aku melakukan sholat sunah itu, dari mulai keluar dari pondok aku merasakan Allah membalas semua dhuha ku,,,aku selalu dilancarkan dalam segala hal baik kuliah maupun rezekiku bahkan yang tidak terpikir sekalipun dan hingga saat ini Allah begitu sayang padaku. Dan masih banyak pelajaran lain yang membuatku mengerti justru ketika pondok itu telah aku lepaskan.

Satu hal lagi yang saya ingat.., pa haji pernah melarang untuk saya freeland di tempat lain, tapi katanya boleh kalo di kampus, dan pa haji juga pernah bilang kalau saya harus mendapatkan jodoh yang sama pendidikannya. Saya tak menyangka bahwa ucapan pa haji kala itu adalah do’a untukku, berbagai pekerjaan saya coba hingga paling jauh ke yogyakarta, tapi dari mahasiswa saya selalu membantu pekerjaan kampus hingga akhirnya dipanggil lagi ke kampus lagi. Saya tak menyangka bahwa pa haji mendo’akan yang terbaik untukku. Dan saya pun mendapat jodoh dengan pendidikan yang sama dengan saya, itu pun melalui do’a pa haji.

Allah merancang skenario terindah dihidupku tapi terkadang kita lupa Allah lah yang mengatur semuanya, bahkan kita sibuk dengan dunia kita.

Dan satu hal yang saya ingat dari salah satu kata-kata ustad di pondok “ ilmu tanpa diamalkan bagaikan pohon tak berbuah”, dan hal itulah yang selalu memicu saya untuk slalu ingin bermanfaat bagi orang lain walau aku hanyalah pohon kecil yang berusaha untuk berbuah.

Itulah aku dan pondokku.

Semoga kita semua selalu belajar dari semua yang kita alami, baik manis atau pahit. 

Senin, 06 Februari 2017

Skenario Terindah


" Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan beloh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (QS. Al baqoroh: 216)

Tak ada yang sia-sia di dunia ini yang Allah ciptakan. Dari mulai tumbuhan yang bisa dimakan oleh hewan,  hewan yang bisa kita makan dagingnya, dan kita sebagai manusia yang bisa bermanfaat bagi orang lain.

Tak ada skenario yang indah dalam hidup ini melainkan skenario Allah. Bahkan disaat bahagia dan saat sulit atau sedih pun Allah menyelipkan hikmah yang begitu besar.

Tapi kita tak pernah sadar akan hikmah itu, disaat senang kita lupa bahwa semua adalah karuniaNya dan saat sedihpun itu adalah karuniaNya tapi kita lupa bahwa ada sesuatu yang indah diatas kesedihan dan kesulitan yang kita rasakan. Itu adalah hikmah. Hikmah yang baik bisa menjadikan diri kita bahkan lebih baik kedepannya, lebih kuat dan lebih bijakasana.

Skenario Allah sungguh indah, Allah memberikan semua yang kita butuhkan tepat pada waktunya dan selalu indah pada waktunya. Tak ada yang tahu kenapa kita tidak diberikan apa yang kita inginkan saat itu, itu karena mungkin kita belum pantas menerimanya. Tapi kadang kita tidak sadar karena keegoisan dan ketidaksabaran kita.

Allah memberi kehidupan kita dengan bertahap, seperti tumbuhan yang bertahap membuah, seperti bertahapnya ulat menjadi kupu-kupu, seperti bertahapnya bayi hingga ia menjadi tumbuh besar,Tapi kita lupa Allah memberikan kehidupan kita secara bertahap agar kita tidak lupa akan proses, agar kita menjadi sabar.

PROSES YANG BAIK AKAN MENGHASILKAN HASIL YANG BAIK, berproseslah dengan terus berusaha, yakinlah bahwa ada Yang Maha Pengatur Terindah (Allah) dan Selalu berusahalah yang terbaik untuk menjalankan Skenario Terindah dari Allah. 

Semoga kita semua menjadi orang yang pandai bersyukur. 

Jumat, 20 Januari 2017

Baiti Jannati


Hartanya paling berharga adalah keluarga, memang betul...apapun yang kita lakukan saat ini adalah untuk keluarga. Dan demi kebahagiaan keluarga kita harus me manage semua hal.
keluarga adalah pelajaran pertama bagi anak kita. Di mulai dari keluarga kita membina hal yang kecil hingga besar sekalipun....

Hanya dengan cara didikan keluarga, kita bisa merubah karakter anak kita dengan baik atau sebaliknya, hanya dengan sikap kita sebagai Ibu dan Ayah, maka anak kita akan meniru kita. Rumahku adalah keluargaku, dan rumahku adalah surgaku. Jadikanlah rumah kita, keluarga kita sebagai surga kita.....

Keluarga pula lah yang pertama mendengar berita kebahagiaan dan kesedihan kita, jagalah keharmonisan keluarga sekecil apapun itu. Dan dari anggota keluarga kita belajar satu sama lain.
Selintas Do’aku....



Bimbinglah Kami ya Allah untuk senantiasa menjadi keluarga yang sakinah, mawadah dan warohah atas Ridho Mu, dan jadikan apa yang kami lalukan sebagai Ibadah.  

Pelajaran berharga Semut dan Madu


Setetes madu terjatuh di lantai, itu membuat seekor semut ingin sekali mencicipinya. Dicicipilah madu tersebut sedikit, dan rasanya maniiss sekali. Semut pun mau mengajak teman-teman nya mencicipi tapi rasa penasaran akan rasa manis madu membuat semut itu kembali pada tetesan madu itu...dicicipi kembali madu tersebut...emm rasanya semakin manis. Dan membuat semut itu ketagihan dengan manisnya madu itu. Saking ketagihannya semut itu terus dan terus menyicipi dan akhirnya dia tenggelam ke dalam tetesan madu itu.

Pelajaran semut ini sangat berharga.

Madu diibaratkan sebagai Dunia, dan kita adalah semut. Kita selalu ingin menikmati dunia, bekerja tiada henti, mencari uang tiada henti, demi kebahagiaan di dunia dan manisnya nikmat dunia. Jika kita terus memikirkan dunia dan mencari manisnya dunia....kita akan terlena dengan dunia itu sendiri dan bisa-bisa kita tenggelam di dalamnya seperti semut yang tenggelam dalam manisnya madu.  Padahal kita tahu bahwa dibalik kesuksesan kita Allah lah yang mengatur, dan kita lupa tujuan kita berada di dunia adalah untuk mengabdi kepada Allah dengan beribadah kepada Allah, dan kita lupa juga kita akan meninggalkan Dunia ini.

Bekerjakeraslah tapi ingat dengan ibadah, belajarlah tapi ingat dengan ibadah dan jadikan kerja keras kita sebagai ibadah, agar kita suatu saat tidak terlena dengan manisnya kebahagiaan di dunia. mungkin itu pelajaran berharga dari seekor semut dan setetes madu tersebut. 
Kejarlah akhirat maka dunia akan mengikuti. 

Barang siapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan kami tambah keuntungan itu baginya dan barang siapa yang menghendaki di dunia kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bahagia pun di dunia.” (QS. Asy-Syura: 20)

Hal itu menjadi pelajaran buat kita semua, terutama saya dan keluarga, bahwa segala sesuatu itu haruslah seimbang #duniakhirat, semoga kita semua menjadi orang yang selalu terjaga keimanannya, dan bahagia dunia akhirat. Amiinnn


#samasamabelajarlebihbaikyu..

Senin, 03 Oktober 2016

Usia 3 Tahun Tirta Hasan Ruslan

Tirta di usia 3 Tahun


Hari ini, Selasa, 4 Oktober 2016, kamu menginjak usia 3 Tahun. Banyak hal yang telah membuat ibu dan ayah bangga selama ini, keaktifan mu, daya ingat mu dan celotehan manis dibibirmu yang membuat kami selalu ingin menemani perkembangan usiamu. Walau kami tak banyak waktu untuk menemani main tapi kamu selalu bisa mencari dan mendukung waktu kami agar bisa memberi arahan, memberi contoh yang terbaik dan mendidikmu lebih baik lagi.

Semoga di usia yang ke 3 ini, dede sehat selalu, semakin sholeh,  semakin pinter dan banyak hal yang ibu dan ayah do’akan yang tak bisa diucapkan oleh kata-kata.

Senyumu adalah bahagi kami,  bahkan ketika kami lelah pun, kamu adalah obat kelelahan kita. Jadilah yang terbaik untuk ibu dan ayahmu wahai anakku. Besar harapan kami agar kamu bisa menjadi anak yang sholeh dunia khirat dan bisa membawa kami ke syurganya Allah.  
Tak ada kado yang teristimewa untukmu selain do’a tulus dari Ayah dan Ibu, serta keluarga dan teman2 yang mendoakan yang terbaik untukmu.


Dan tak ada kado yang teristimewa untuk Ibu dan ayah mu ini selain memiliki anugrah terindah yaitu memiliki kamu anakku “Tirta Hasan Ruslan” 

Jumat, 11 Maret 2016

Proses Setiap Anak #tirtahasanruslan



Setiap anak pasti berproses, yang paling banyak perkembangannya adalah proses fisiknya. Tidak ada hal yang bahagia dan menyenangkan selain kita bisa melihat dan membesarkan proses anak dengan tangan keluarga kita sendiri. semua butuh proses, semua berproses termasuk dengan perkembangan fisik anak.   Dan proses yang baik akan menghasilkan hasil yang baik pula. Teruslah berproses anakku ....dan kita semua keluarga siap membimbingmu...







 We Love You " Tirta Hasan Ruslan"

Jumat, 04 Maret 2016

Bangganya dengan Perkembangan Annakku




Setiap Ibu dan Ayah pasti bangga dengan Annakknya. Termasuk kami. Usia 2 tahun adalah usia yang membanggakan bagi keluarga kami, menjelang usia 2 tahun akhirnya anak kami “ Tirta Hasan Ruslan” sudah dapat berjalan dengan baik. 

kecakapan nya pun semakin pintar, dia bisa menyebutkan nama2 anggota keluarga seperti nene,abah, yah, ibu, dll. Dia juga bisa sholawat dan asmaul husna walau hanya menyebutkan akhirannya saja. Dan yang paling kami banggakan adalah dia hafal huruf hijayah beserta hurufnya walau dengan makhroj dengan jelas. kami sebagai keluarga tidak pernah memaksakan anak kami untuk belajar, kami hanya mengarahkan saja dengan menempelkan tulisan hijaiyah di kamarnya. Menurut Pengalaman, anak pada perkembangan usia 2 tahun ke atas rasa ingin tau nya sangat besar, tirta selalu bertanya ketika bangun tidur atau sesudah mandi “ini apa” sambil menunjuk salah satu huruf di tembok yang berisi huruf hijaiyah itu, berulang dia seperti itu.
tanpa disadari dia merekam di otaknya huruf hijaiyah yang aku sebutkan. Luar biasa ketika iseng2 coba tes secara berurutan dia hafal dan diacak pun dia hafal.
Menjelang usia 2 tahun lebih saya belikan pudzzle hijaiyah sebagai media agar dia tidak lupa sama hafalnnya, alhmdulilah dia bisa mencari ketika saya suruh cari hijaiyah. Memberi contoh adalah hal yang sangat penting, meski harus berulang. 
Alhasil dia bisa menyelesaikan pudzzle hijaiyahnya sendiri.



Pintar sekali annakku, sampai saya pun tak tau kapan dia menghafalnya..
Satu lagi yang saya ingat ketika dia memilih sepaket mobil mobilan berisi 4 mobil ketika jalan2, dan kami pun membeliannya. Saya pun menyebutkan warna pada mobil itu, seperti ini merah, kuning, coklat, abu. Berulang ketika bermain saya menyebutkan itu, dan iseng juga nanya, alhasil dia hafal warna itu. Hanya mainan mobil-mobilan tapi harus ada edukasinya. Itu lah kita sebagai orang tua harus menuntun mereka tanpa memaksa mereka untuk menjadi yang kita inginkan.  Saya rasa anakku cerdas, dia hafal  nama mainan yang dia punya.
Yang saya patut banggakan adalah ketika diajak sholat dia mengikuti kita ke kamar mandi untuk ambil wudhu dan segera sholat. 
Diapun tau urutan sholat karena sering sholat jamaah dengan aku dan ayahnya.


Bunda....kita harus bangga dengan perkembangan anak kita sekecil apapun itu. Dan membimbingnya hingga dia menjadi anak yang sholeh. Amiiin
#orang tua adalah pelajaran pertama untuk anak dan contoh adalah hal yang terbiak untuk menyampaikan hal yang baik @sitirobiah